Halaman

Selasa, 07 September 2021

Jurnal#4: Setting Goals and Resources

Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah memasuki jurnal ke empat di perkuliahan Ibu Pembaharu. Sebenarnya, 2 pekan terakhir ini pekan yang berat untuk saya lalui, dimulai dengan datangnya SK mutasi suami yang alhamdulillah makin mendekat ke kampung halaman tapi ternyata birokrasi kepindahan saya ikut suami tidak segampang itu. Jadilah dua minggu kemarin kami packing barang dengan gloomy mood. Setelah urusan packing dan pengiriman barang selesai, lanjut mengantar anak dan suami ke Bandara, lalu saya pun harus pindah dari rumah dinas suami ke rumdin sekolah saya. Semua itu sungguh menguras tenaga dan emosi. LDR Phase is started. Keadaan ini ikut membuat mood saya menjalani perkuliahan Ibu Pembaharu jadi naik turun. Alhamdulillah tim Promama memaklumi dan ikut mensupport saya melalui ini. 
Kembali ke topik jurnal ke 4 ini adalah menetapkan tujuan dan sumber daya. Bu Septi memberikan salah satu metode mentapkan tujuan dengan metode  SMART. Smart yang diperkenalkan oleh George T Doran ini merupakan Akronim dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time Bound. Berikut penjelasan lebih rincinya:
1. Specific, buatlah tujuan ynag jelas supaya kita bisa fokus mencapainya
2. Measurable atau terukur. Buat indikator untuk mengukur perkembangan kita dalam mencapai tujuan
3. Achievable atau bisa dicapai. Buatlah tujuan yang realistis yang dapat diwujudkan.
4. Relevant. Pastikan tujuan yang kita ingin capai bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan kita saat ini
5. Time Bound. Tetapkan batas waktu agar kita bisa fokus dan merasakan tantangan yang akan memotivasi kita dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai.
Setelah diskusi di wag akhirnya tim promama kembali melakukan zoom meeting untuk menetapkan SMART goals tim kami. Dan seperti inilah hasil diskusi terkait SMART Goals Tim Promama
Goals akhir tim kami adalah membentuk Komunitas Promama yang fokus untuk mengedukasi dan berbagai seputar manajemen waktu ibu. Membuka jalan menuju tujuan tersebut, kami menetapkan pilot project spesifik yaitu #30minuteschallenge yang fokus pada pembentukan habits baik.
Tujuan kami measurable dan telah menetapkan indikator yang kami sepakati sebagai berikut:

Kami membagi millestone tim menjadi tiga tahap yaitu tahap belajar, tahap berkembang, dan tahap berdampak sesuai corevalue Ibu Profesional. 
Tahap Belajar, di tahap ini anggota tim akan belajar bersama, belanja gagasan, dan sharing bergantian terkait manajemen waktu sekakigus melatih habits baik kami tadi melalui #30minuteschallenge. Fase belajar ini berlangsung selama 90 hari.

Tahap perkembangan. kami akan mulai mengajak orang lain untuk bergabung dalam tim Promama dan ikut terlibat dalam #30minuteschallenge. 

Tahap kebermanfaatan. Fase teralhir ini kami akan siap berkarya, berbagi, dan semoga bisa berdampak bukan hanya untuk kami sendiri tapi untuk orang lain. Fase ini kami akan berjejaring, berkolaborasi dengan para ahli dan juga akan membuat forum belajar seperti kulwap atau kulzoom yang berhubungan dengan manajemen waktu ibu. Kami pun akan sharing aktif di media sosial seputar manajemen waktu. 
Kami pun telah menetapkan golden rules dan exit procedure agar semua pihak yang terlibat tahu aturan main yang telah ditetapkan tim pro mama
"Setting goals is the first step in turning the invisible into the visible.” – Tony Robbins

#smartgoalsdansumberdaya
#ibuoembharu
#bundasalihah
#InstitutIbuProfesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 24 Agustus 2021

Questival Kemerdekaan Ibu Pembaharu

Event perdana dari 3 event besar di kelas Bunda Salihah akhirnya digar.  Event ini dinamakan "Questival Kemerdekaan" karena bertepatan dengan bulan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Event ini dihelat selama 3 hari, dari tnaggal 16-18 Agustus 2021. 
Event ini dimulai dengan menantang ibu pembaharu untuk membuat twibbon keren seperti dibawah, juga membuat reels tentang definisi merdeka menurut pribadi masing-masing, punya saya bisa dilihat di link ini.
Selanjutnya dimulailh tantnagan demi tantangan setiap pukul 07.00 whp, yang membuat kami merasa bounding tim makin kuat juga membuat saya pribadi "terpaksa" mempelajari hal baru tapi malah menjadi seru dan membahagiakan.

Senin, 16 Agustus 2021
Tantangan#1
Kami jadi tau ada 111 pulau terluar di Indonesia, dan kami memilih 3 pulau terluar yang masing-masing berada di pulau Sumatera, Jawa barat, dan Papua mewakili domisili member tim ProMama. Tantangan extramiles#1
Tadinya extramiles ini mau dilakuin bareng-bareng, tapi ternyata menggbaung video dengan reels tidak semudah itu, jadilah alhamdulillah mak Diyan mewakili tim Promama.

Selasa, 17 Agustus 2021
Tantangan#2
Tantangan ini cluenya mengarah ke nomor episode obrolan dapur ibu yang membuat kami harus membuat semcam resume ke empat episod tersebut untuk menemukan jawaban dari challenge yang diberikan, alhamdulillah kekompakan tim membuat kami bisa menaklukkan tantangan ini.
Tantangan extramiles#2
Tnatangan extramilesnya berupa dubbing suara Bu septi, semoat kebingungan mengatasi greenscreen yang tak bisa hilang di reels, alhamdulillah mak Diyan sebagai orang paling melek pervideoan dan perITan di tim kami bisa menemukan solusinya. 

Rabu, 18 Agustus 2021
Tantangan#3
Tantangan ketiga yaitu menebak siapa sosok yang merdeka dan memerdekakan hidupmu. Akhirnya setelah melalui diskusi panjang, kami memilih jawaban Ibu, baik itu Ibu yang telah melahirkan kami ataupun kami sendiri yang telah menjadi Ibu. Kami membuat video berdurasi 5 detik yang akhirnya digabungkan oleh mak Diyan, video yang juga berisi passion kami masing-masing. 

Tantangan Extramiles#3
Tantangan extramiles terakhir yaitu mengadakan tozoombelasan. Tantangan yang sangat seru karena kami berkolaborasi dengan dua tim yaitu tim Macca dan tim Rumah Talenta, mengadakan kuis tebak gambar pahlawna wanita dan lagu nasional. Tantangan ini seru dan mengharukan karena di akhir soal, lagu ynag ditebak adalah lagu Indonesia Pusaka yang akhirnya kami nyanyikan bersama penuh haru.

#questivalkemerdekaan
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia


Review#3 Jurnal Memahami Masalah

Assalmau alaykum wr.wb
Alhamdulillah, kembali bertemu dengan jurnal review, Review ketiga berarti saya sudah bertemu dan berkenalna dengan 3 ibu pembaharu yang selalu saja membuat saya menemukan insight dan inspirasi dari hasil jurnal maupun obrolan langsung dengan mereka.
Kali ini saya bertemu dengam mb Iqa dari regional Bekasi. Masya Allah kesan pertama saya membuka jurnal mb Iqa itu, kereeen, serasa saya membaca majalah remaja jaman dulu, penuh warna dan bergambar. Disamping itu, mb Iqa juga membuat versi videonya. Terniat memang. Isi jurnal mb Iqa pun lengkap dan terstruktur.
Semangat mb Iqa bersama tim mandeka, tak sabar menunggu project tim Mandeka kedepan.
#review3
#memahamimasalahbersamatim
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 17 Agustus 2021

Jurnal 3; Memahami Masalah Bersama Tim

Pada pekan ini Bu Septi mengajak para Ibu pembaharu untuk memahami masalah. Kenali dan pahami masalahmu dan jangan terburu-buru mencari solusi, begitu kalimat yang selalu diingatkan oleh bu Septi. Memahami masalah merupakan salah satu tahap dari proses pemecahan masalah. 
Ada beberapa metode untuk memahami masalah salah satunya adalah starbusting. Starbusting adalah metode menggunakan pertanyaan 5W1H untuk membangun ide atau pendapat. Atas inisiatif mak Icha sebagai leader kami akhirnya melakukan starbusting ini melalui Zoom pada tanggla 7 agustus dan masya Allah mengalir sekali proses ini, saya pribadi seperti menemukan teman lama saking asyiknya membangun ide dan pendapat ini.
Setelah zoom ini, kami masih menyisakan satu PR yaitu mencari referensi terkait masalah yang telah kami pilih dan semuanya terkumpul tanggal 13 Agustus.

Pekan ini pun kami melalui 1 millestone yaitu menemukan nama tim yaitu tim ProMama dengan tagline "manage your time, manage your life, become a happy mom". 

Dan seperti inilah jurnal tim kami




#materi3
#jurnal3
#memahamimasalahbersamatim
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 03 Agustus 2021

Review #2

Bismillahirrahmanirrahiim
Memasuki Review ke 2 di kampus Ibu pembaharu. Kali ini saya mendapatkan buddy yang luar biasa, mb Kirani, sekreg IP Bandung, masya Allah.
Jurnal mb Kiran keren banget, komplit, rumut, detail, malah sepertinya sudah mulai merancang project apa kelak yang akan dibuat. User persona pun lengkap. Pembagian peran dan tanggung jawab tim juga sudah dilakukan berdasarkan hard skill dan soft skill masing-masing anggota tim. Cita-cita dan tujuan problem statement mb Kiran sungguh mulia untuk keluarga yang memiliki masalah kurang komunikasi dan kurang kuatnya bounding dalam keluarga  Hanya saja saya tidak menemukan story board problem statement mb Kiran. Kurang 1 template itu saja. Saya juga belum menangkap dengan jelas sebenarnya problem statement apa yang ingin dicarikan solusinya oleh tim mb Kiran. 3 Problem statement yang di narasikan dalam jurnal ini masih general menurut pandangan saya. Tapi saya salut dengan cara mb Kiran memanage timnya, terstruktur, tegas, terasa berkarisma dan membuat anggota tim fokus dan semangat meraih mimpi-mimpi yang ingin dicapai. Semangat selalu mb Kiran. Tak sabar menunggu seperti apa project yang akan diluncurkan.❤️


#umpanbalik2
#membanguntimyangsolid
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 27 Juli 2021

Find and Build your Team!

Bismillahirrohmanirrohim.
Setelah materi pertama yang mengajak kami untuk mengidentifikasi masalah dan membuat problem statement, proses selanjutnya di kampus Ibu Pembaharu ini adalah mencari teman untuk membangun sebuah tim. Partner ini tak mesti mahasiswi Bunda Sholihah tapi bisa siapa saja, baik yang memiliki permasalahan yang sama atau bisa juga para ahli atau yang memiliki keahlian yang kelak akan dibutuhkan dalam membangun tim, atu cukup seseorang yang memiliki concern di masalah serupa dan ingin berproses bersama menjadi lebih baik dan kelak menjadi bagian dari solusi. Sebagai langkah awal kami diminta membuat user persona masing-masing.
 
Setelah itu, kami pun menyiapkan stry board untuk menggambarkan seperti apa masalah yang kita hadapi.

Perjalanan membentuk Tim ini diawali dengan kampanye untuk mencari tim, awalnya saya ingin mengajak anak dan suami untuk membangun tim bersama, tapi karena merasa saya akan ada banyak "excuse" jika timnya anak dan suami, maka saya pun mengubah rencana. Saat berpikir untuk kampanye itulah saya diberikan link kampanye mak Annisa dari IP Depok oleh salah satu teman se co-housing di perkuliahan sebelumnya. Membaca kampanye mak Ica yang concern pada manajemen waktu dan diri membuat saya langsung ingin bergabung dengan timnya walau agak keder juga karena saya tidak termasuk ke dalam kualifikasi keahlian yang mak Ica cari, alhandulillah mak Ica menyambut dengan tangan terbuka. Dan akhirnya di tim ini saya dipertemukan dengan 3 orang lainnya yang memiliki akar masalah serupa, mak Diyan, uni Juli, dan mb Bilqis.Kami akhirnya seperti saling mencurahkan permasalahan masing-masing dan mimpi masing-masing sebagai perkenalan.  Setelah itu Mak Ica yang kami tunjuk sebagai leader tim mulai mengajak kami untuk memulai langkah pertama dengan melakukan pembagian peran sesuai kemampuan dan pilihan masing-masing. Terharunya saya di tim Ini ketika Mak Ica dan teman lainnya selalu menekankan #nobaper dan #norempong club, juga memastikan kami bahagia menjalani proses ini. seperti inilah hasil pemetaan kami.

Bismillah, perjalanan ini mungkin akan jadi perjalanan yang panjang dan penuh tantangan, semoga kami bisa berproses bersama, saling menguatkan, bahagia bersama, dan akhirnya menjadi bagian dari solusi yang bisa berdampak bagi lingkungan sekitar kami, aamiin.

#materi2
#membanguntimyangsolid
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 13 Juli 2021

Review #1

Bismillahirrahmanirrahiim...
Alhamdulillah setelah menyelesaikan jurnal pertama, kami para pembelajar di kampus pembaharu kembali bertemu dengan Mantika. Kejutan yang dibawa oleh mantika adalah setiap mahasiswa akan dipasangan untuk saling mereview jurnal pertama pasangannya. Jadi agak malu sih sebenarnya, hehe. Begitu daftar pasangan yang telah diramu tim formula keluar, saya langsung menghubungi pasangan saya yaitu mb Risma Havanty dari IP reginal Garut. Setelah berkenalan, kami lalu saling bertukar jurnal. Surprisingly, ternyata masalah saya sama mb Risma 11 12😂,  berkutat di manajemen waktu, mood swing dan skala prioritas yang masih kacau. Bedanya jika saya kesulitan mengatur waktu di ranah publik yang berimbas ke ranah domestik, mb risma kesulitan mengatur waktunya karena baru saja mendapatkan anggota keluarga baru. Mb Risma baru saja lahiran dan beliau masih beradaptasi terhadap penambahan anggita keluarga ini. Jadilah kami sebenarnya seperti saling sharing dan saling mencari solusi terbaik atas masalah kami yang nyaris sama ini. 
Bisa dilihat dari jurnal pertama mb Risma, akar masalah, problem statement, dan hasil yang tampak memang mirip dengan masalah yang saya hadapi. Saya jadi menggali memori ketika saya masih full di ranah domestik dan menghadapi masalah ini, walau memang tidak bisa apple to apple perbandingannya karena jumlah anak kami tak sama. Yang saya ingat dulu ketika saya terkena serangan malas, saya berhenti sejenak, menutup mata, memikirkan apa saja hal indah yang akan saya dapatkan di depan sana jika saya tidak menunda-nunda pekerjaan. Bismillah memulai kembali, lalu saya memulai aktivitas bullet journaling agar isi kepala tidak penuh dan semua to-do list bisa terselesaikan tanpa ada yang terlewat atau terlupakan. Selain itu ngebujo ini bisa membangun kebiasaan baik dengan membuat fitur trackernya.
Sejauh ini, saya merangkum seperti dibawah hasil review saya terhadap jurnal mb Risma
Semoga saja kami berdua bisa menyelesaikan masalah kami terkait mnajemen waktu ini di perjalanan bunda salihah ini ,aamiin...

#umpanbalik1
#Identifikasimasalah
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity