Halaman

Selasa, 24 Agustus 2021

Review#3 Jurnal Memahami Masalah

Assalmau alaykum wr.wb
Alhamdulillah, kembali bertemu dengan jurnal review, Review ketiga berarti saya sudah bertemu dan berkenalna dengan 3 ibu pembaharu yang selalu saja membuat saya menemukan insight dan inspirasi dari hasil jurnal maupun obrolan langsung dengan mereka.
Kali ini saya bertemu dengam mb Iqa dari regional Bekasi. Masya Allah kesan pertama saya membuka jurnal mb Iqa itu, kereeen, serasa saya membaca majalah remaja jaman dulu, penuh warna dan bergambar. Disamping itu, mb Iqa juga membuat versi videonya. Terniat memang. Isi jurnal mb Iqa pun lengkap dan terstruktur.
Semangat mb Iqa bersama tim mandeka, tak sabar menunggu project tim Mandeka kedepan.
#review3
#memahamimasalahbersamatim
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 17 Agustus 2021

Jurnal 3; Memahami Masalah Bersama Tim

Pada pekan ini Bu Septi mengajak para Ibu pembaharu untuk memahami masalah. Kenali dan pahami masalahmu dan jangan terburu-buru mencari solusi, begitu kalimat yang selalu diingatkan oleh bu Septi. Memahami masalah merupakan salah satu tahap dari proses pemecahan masalah. 
Ada beberapa metode untuk memahami masalah salah satunya adalah starbusting. Starbusting adalah metode menggunakan pertanyaan 5W1H untuk membangun ide atau pendapat. Atas inisiatif mak Icha sebagai leader kami akhirnya melakukan starbusting ini melalui Zoom pada tanggla 7 agustus dan masya Allah mengalir sekali proses ini, saya pribadi seperti menemukan teman lama saking asyiknya membangun ide dan pendapat ini.
Setelah zoom ini, kami masih menyisakan satu PR yaitu mencari referensi terkait masalah yang telah kami pilih dan semuanya terkumpul tanggal 13 Agustus.

Pekan ini pun kami melalui 1 millestone yaitu menemukan nama tim yaitu tim ProMama dengan tagline "manage your time, manage your life, become a happy mom". 

Dan seperti inilah jurnal tim kami




#materi3
#jurnal3
#memahamimasalahbersamatim
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 03 Agustus 2021

Review #2

Bismillahirrahmanirrahiim
Memasuki Review ke 2 di kampus Ibu pembaharu. Kali ini saya mendapatkan buddy yang luar biasa, mb Kirani, sekreg IP Bandung, masya Allah.
Jurnal mb Kiran keren banget, komplit, rumut, detail, malah sepertinya sudah mulai merancang project apa kelak yang akan dibuat. User persona pun lengkap. Pembagian peran dan tanggung jawab tim juga sudah dilakukan berdasarkan hard skill dan soft skill masing-masing anggota tim. Cita-cita dan tujuan problem statement mb Kiran sungguh mulia untuk keluarga yang memiliki masalah kurang komunikasi dan kurang kuatnya bounding dalam keluarga  Hanya saja saya tidak menemukan story board problem statement mb Kiran. Kurang 1 template itu saja. Saya juga belum menangkap dengan jelas sebenarnya problem statement apa yang ingin dicarikan solusinya oleh tim mb Kiran. 3 Problem statement yang di narasikan dalam jurnal ini masih general menurut pandangan saya. Tapi saya salut dengan cara mb Kiran memanage timnya, terstruktur, tegas, terasa berkarisma dan membuat anggota tim fokus dan semangat meraih mimpi-mimpi yang ingin dicapai. Semangat selalu mb Kiran. Tak sabar menunggu seperti apa project yang akan diluncurkan.❤️


#umpanbalik2
#membanguntimyangsolid
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 27 Juli 2021

Find and Build your Team!

Bismillahirrohmanirrohim.
Setelah materi pertama yang mengajak kami untuk mengidentifikasi masalah dan membuat problem statement, proses selanjutnya di kampus Ibu Pembaharu ini adalah mencari teman untuk membangun sebuah tim. Partner ini tak mesti mahasiswi Bunda Sholihah tapi bisa siapa saja, baik yang memiliki permasalahan yang sama atau bisa juga para ahli atau yang memiliki keahlian yang kelak akan dibutuhkan dalam membangun tim, atu cukup seseorang yang memiliki concern di masalah serupa dan ingin berproses bersama menjadi lebih baik dan kelak menjadi bagian dari solusi. Sebagai langkah awal kami diminta membuat user persona masing-masing.
 
Setelah itu, kami pun menyiapkan stry board untuk menggambarkan seperti apa masalah yang kita hadapi.

Perjalanan membentuk Tim ini diawali dengan kampanye untuk mencari tim, awalnya saya ingin mengajak anak dan suami untuk membangun tim bersama, tapi karena merasa saya akan ada banyak "excuse" jika timnya anak dan suami, maka saya pun mengubah rencana. Saat berpikir untuk kampanye itulah saya diberikan link kampanye mak Annisa dari IP Depok oleh salah satu teman se co-housing di perkuliahan sebelumnya. Membaca kampanye mak Ica yang concern pada manajemen waktu dan diri membuat saya langsung ingin bergabung dengan timnya walau agak keder juga karena saya tidak termasuk ke dalam kualifikasi keahlian yang mak Ica cari, alhandulillah mak Ica menyambut dengan tangan terbuka. Dan akhirnya di tim ini saya dipertemukan dengan 3 orang lainnya yang memiliki akar masalah serupa, mak Diyan, uni Juli, dan mb Bilqis.Kami akhirnya seperti saling mencurahkan permasalahan masing-masing dan mimpi masing-masing sebagai perkenalan.  Setelah itu Mak Ica yang kami tunjuk sebagai leader tim mulai mengajak kami untuk memulai langkah pertama dengan melakukan pembagian peran sesuai kemampuan dan pilihan masing-masing. Terharunya saya di tim Ini ketika Mak Ica dan teman lainnya selalu menekankan #nobaper dan #norempong club, juga memastikan kami bahagia menjalani proses ini. seperti inilah hasil pemetaan kami.

Bismillah, perjalanan ini mungkin akan jadi perjalanan yang panjang dan penuh tantangan, semoga kami bisa berproses bersama, saling menguatkan, bahagia bersama, dan akhirnya menjadi bagian dari solusi yang bisa berdampak bagi lingkungan sekitar kami, aamiin.

#materi2
#membanguntimyangsolid
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity
#institutibuprofesional
#semestaberkaryauntukindonesia

Selasa, 13 Juli 2021

Review #1

Bismillahirrahmanirrahiim...
Alhamdulillah setelah menyelesaikan jurnal pertama, kami para pembelajar di kampus pembaharu kembali bertemu dengan Mantika. Kejutan yang dibawa oleh mantika adalah setiap mahasiswa akan dipasangan untuk saling mereview jurnal pertama pasangannya. Jadi agak malu sih sebenarnya, hehe. Begitu daftar pasangan yang telah diramu tim formula keluar, saya langsung menghubungi pasangan saya yaitu mb Risma Havanty dari IP reginal Garut. Setelah berkenalan, kami lalu saling bertukar jurnal. Surprisingly, ternyata masalah saya sama mb Risma 11 12๐Ÿ˜‚,  berkutat di manajemen waktu, mood swing dan skala prioritas yang masih kacau. Bedanya jika saya kesulitan mengatur waktu di ranah publik yang berimbas ke ranah domestik, mb risma kesulitan mengatur waktunya karena baru saja mendapatkan anggota keluarga baru. Mb Risma baru saja lahiran dan beliau masih beradaptasi terhadap penambahan anggita keluarga ini. Jadilah kami sebenarnya seperti saling sharing dan saling mencari solusi terbaik atas masalah kami yang nyaris sama ini. 
Bisa dilihat dari jurnal pertama mb Risma, akar masalah, problem statement, dan hasil yang tampak memang mirip dengan masalah yang saya hadapi. Saya jadi menggali memori ketika saya masih full di ranah domestik dan menghadapi masalah ini, walau memang tidak bisa apple to apple perbandingannya karena jumlah anak kami tak sama. Yang saya ingat dulu ketika saya terkena serangan malas, saya berhenti sejenak, menutup mata, memikirkan apa saja hal indah yang akan saya dapatkan di depan sana jika saya tidak menunda-nunda pekerjaan. Bismillah memulai kembali, lalu saya memulai aktivitas bullet journaling agar isi kepala tidak penuh dan semua to-do list bisa terselesaikan tanpa ada yang terlewat atau terlupakan. Selain itu ngebujo ini bisa membangun kebiasaan baik dengan membuat fitur trackernya.
Sejauh ini, saya merangkum seperti dibawah hasil review saya terhadap jurnal mb Risma
Semoga saja kami berdua bisa menyelesaikan masalah kami terkait mnajemen waktu ini di perjalanan bunda salihah ini ,aamiin...

#umpanbalik1
#Identifikasimasalah
#ibupembaharu
#bundasalihah
#darirumahuntukdunia
#hexagoncity

Selasa, 09 Maret 2021

Zona N Pekan ke-2; The Last Journal as a Hexagonia

Masya Allah, akhirnya benar-benar sudah di penghujung waktu sebagai mahasiswa Bunda Produktif. Senang? alhamdulillah senang banget, tapi ada juga sisi hati yang mellow. 6 Bulan menjalani perkuliahan ini, menjadi warga suatu kota virtual hexagon city, banyak sekali cerita, banyak pengalaman dan macam-macam rasa sudah berkolaborasi didalamnya. ah simpan cerita itu untuk aliran rasa๐Ÿ˜Š.


Pekan ini adalah pekan selebrasi bagi para hexagonia. Selebrasi dibagi per cluster dan cluster Hexaeduxate mendapatkan giliran senin jam 11 WHP kemarin. Sebelumnya kami warga cluster Hexaeducate sudah terlebih dahulu mengajukan ide-ide selebrasi yang dilanjutkan dengan zoom meeting yang seru banget, ada selebrasi lempar topi ala-ala millenial, ada brain gym yang membuat kami ketawa-ketiwi, dan masih ada beberapa agenda di meeting zoom kami malam itu, sayangnya saya hanya mengikuti di awal acara karena lagi ada acara diluar rumah dan tidak memungkinkan untuk fokus pada zoom. Selebrasi cluster pendidikan yang disiarkan secara live melalu fanpage dam youtube hexagon city sendiri sangat meriah. Dipandu 2 host rame nan kece, kak Rayi dan Kak Dian, ada juga doorprize berisi aneka macam produk hasil project passion para warga Hexaeducate, dan aliran rasa perwakilan masing-masing co-housing yang membuat saya khususnya berkaca-kaca mengingat 6 bulan perjalanan sebagai hexagonia.
Pada akhirnya sampai juga kami di detik-detik terakhir kelas bunda produktif ini. Sungguh suatu kebanggan bisa menjadi satu dari 852 mahasiswa Bunda Produktif Batch 1 Institut Ibu Profesional ini. semoga kelak semangat untuk terus produktif dengan bahagia ini selalu terjaga, silaturrahmi yang terjalin tao terputus, dan ilmu yang didapatkan berkah dan bermanfaat, aamiin

Senin, 01 Maret 2021

Finally Zona N; Let's doing False Celebration

Akhirnya sampai di penghujung kata Hexagon, alhamdulillah bisa menapak zona N. Bila dilihat kebelakang, ada banyak sekali tantangan yang herhasil ditaklukkan walaupun banyak juga kejadian yang, ah harusnya saya bisa lebih baik lagi dari kemarin itu. 
Inilah salah satu yang kami lakukan di Zona N, merayakan kesalahan atau kegagalan. Co-housing kami melakukannya setelah sesi kulzoom perdana dari rangkaian kulzoom kami sebagai hadiah bagi pembeli e-book kami. Kami menyebutnya sebagai pengakuan dosa๐Ÿ˜. Terluncur banyak sekali akhirnya pengakuan dari lisan kami masing-masing. Merayakan kesalahan juga meruoakan salah satu cara untuk merekleksikan kembali hal yang telah dilewati plus sarana introspeksi agar kelak kesalahan tersebut tidak diulangi kembali.
Setelah merayakan false celebration, kami kembali merefleksi beberapa hal terkait project passion, projecr apa yang selama ini tidak bekerja untuk PP kits atau stop tidak akan kita kerjakan lagi, ada juga langkah baru apa yang akan kita tempuh selanjutnya untuk semakin meningkatkan kualitas PP, dan langkah-langkah apa yang bisa dilanjutkan yang selama ini sudah baik dan memberi manfaat yang signifikan. semua tertuang dalam template dibawah. 
Pada akhirnya saya mengutip kembali quotes di template diatas, It's Ok to make mistakes, as long as I learn from the mistakes.